Rumput Kebar Asli Papua Penyubur Kandungan Hub. 0857 4310 5339 | Pin BB: 523C110F GARANSI UANG KEMBALI JIKA TIDAK ASLI

Perjalanan Mencari Rumput Kebar

Rumput kebar tidak mudah ditemukan di pulau Papua. Tanaman ini hanya tumbuh di distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw. Jadi tidak semua tempat di Papua ada seperti anggapan kebanyakan orang. Untuk mendapatkannya kami harus melalui perjalanan yang cukup lama dan melewati gunung demi gunung serta hutan. Lama perjalanan sekitar 4-6 jam dari kota Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Perjalanan di tempuh menggunakan mobil Hilux Double Cabin dengan tarif 400 ribu per orang.

Jalan yang kami lalui juga tidak sebagus jalan yang ada di pulau Jawa. Sebagian besar jalan di sini masih berupa tanah. Jika hujan tidak jarang mobil sering nyelip. Untung saja saat kami naik ke Kebar kondisi cuacanya cerah. Jadi kondisi jalannya cukup bagus, meskipun sangat bergelombang. Kami juga sempat berhenti beberapa kali di jalan untuk istirahat merenggangkan tubuh.

Sesampainya di kebar. Kami terpesona dengan pemandangan alam pegunungan yang masih sangat alami. Susana yang benar-benar hening. Hanya terdengar suara-suara serangga dan hewan-hewan yang ada di sekitar.

Jarak antar rumah dengan rumah yang lain di distrik ini sangat berjauhan dan jarang. Kendaraan umum juga tidak ada. Jadi bila kami ingin berkunjung dari satu rumah ke rumah yang lain. Kami harus berjalan kaki cukup jauh.

Nah, di Kebar ini kami bisa mendapatkan rumput kebar dengan mudah. Tanaman ini tumbuh di sekitar areal bandara kecil Kebar. Karena ukurannya kecil, tanaman ini sulit terlihat jadi harus ekstra teliti dalam mencarinya.

Rumput kebar kami cabut satu demi satu. Setelah beberapa jam mencabut, ternyata kami hanya menghasilkan sekitar 1,5 hingga 2 kilo saja. Padahal sudah cukup lama. Benar-benar melelahkan.

Jadi karena inilah rumput kebar harganya mahal. Tanaman ini hanya tumbuh di satu daerah. Dan untuk menuju daerah tersebut membutuhkan perjuangan. Kalau dulu satu-satunya jalan menuju Kebar dari Manokwari adalah melalui jalur udara. Dan tiketnya pun cukup mahal. Itu pun harus duduk satu ruangan dengan ternak babi yang dibawa oleh masyarakat. Bayangin aja... Naik pesawat sama-sama babi...

Biar lebih meyakinkan Anda dapat melihat foto-fotonya ya....

Inilah Jalan Sempit Menuju Kebar, Masih Beraspal Nih...

Akhir Dari Jalan Beraspal, Dari Sinilah Dimulai Penderitaan Bokong Kami

Istirahat Dulu Sambil Foto-Foto, Tuh Jalannya Masih Mendaki Lagi

Memulai Pendakian di Jalan Tanah Ini, Benar-Benar Menyiksa

Bila Hujan Jalan Licin, Sering Terjadi Mobil Terjun ke Jurang Yang Ada Di Sampingnya

Nah, Kalau Ini Sudah Sampai Kebar. Untung Jalannya Sudah Beraspal Lagi

Ini Nih Bandara Kebar, Kecil Banget Kaya Rumah Gitu Aja

Sepi Banget Bandaranya, Tidak Setiap Hari Ada Penerbangan

Nah, Di Rerumputan Bandara Ini Kami Mencari Rumput Kebar

Tuh Rumput Kebarnya, Sering Tertutup Rerumputan Liar Lainnya

Dari Dekat (Maaf Tidak Fokus)

Petik Satu Ah (Maaf Tidak Fokus Lagi)

Bawa Pulang Buah Merah Sekalian Ah.. Biar Bisa Buat Sayur






@



0 komentar:

Posting Komentar - Kembali ke Konten

Perjalanan Mencari Rumput Kebar | Rumput Kebar | Cara Cepat Dapat Momongan